Denemek ALTIN - Özgür
Pemanfaatan Bullion Bank bagi UMKM, Petani, dan Nelayan
Investor Daily Indonesia
|July 07, 2025
Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta petani dan nelayan di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam akses pembiayaan yang stabil dan aman. Volatilitas harga komoditas, keterbatasan akses ke pasar keuangan, dan rendahnya penetrasi perbankan di daerah rural menjadi hambatan utama. Salah satu solusi yang dapat memberikan stabilitas adalah pemanfaatan bullion bank, yaitu lembaga keuangan yang beroperasi dengan aset berbasis emas.
-
Oleh: Achmad Deni Daruri *)
Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah mengambil langkah konkret dalam membentuk bullion bank, terutama setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Regulasi ini memberikan landasan hukum bagi lembaga jasa keuangan untuk mengintegrasikan emas ke dalam sistem keuangan nasional.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No 17 Tahun 2024 mengatur penyelenggaraan kegiatan usaha bullion, termasuk deposito emas, pembiayaan berbasis emas, dan perdagangan emas digital. Integrasi dengan sistem perbankan konvensional memungkinkan UMKM, petani, dan nelayan untuk mengakses pembiayaan berbasis emas dengan mekanisme yang lebih fleksibel.
UMKM dan petani di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi keberlanjutan usaha mereka. Beberapa tantangan utamanya, meliputi:
1. Akses Pembiayaan Terbatas
Banyak UMKM dan petani kesulitan mendapatkan kredit dari lembaga keuangan formal karena kurangnya jaminan atau legalitas usaha yang belum lengkap.
2. Adopsi Teknologi Rendah
Meskipun program digitalisasi seperti Gerakan UMKM Go Digital telah diluncurkan, masih banyak pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam mengadopsi teknologi karena rendahnya literasi digital dan terbatasnya akses internet di daerah terpencil.
3. Fluktuasi Harga dan Ketergantungan Impor
Harga bahan pangan sering berfluktuasi akibat ketegangan geopolitik dan perubahan iklim, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat dan stabilitas usaha pertanian.
4. Minimnya Infrastruktur dan Distribusi
Petani dan nelayan sering menghadapi kendala dalam distribusi hasil panen karena buruknya infrastruktur transportasi dan birokrasi yang rumit, sehingga menghambat akses ke pasar yang lebih luas.
5. Kurangnya Pendampingan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Terampil
Bu hikaye Investor Daily Indonesia dergisinin July 07, 2025 baskısından alınmıştır.
Binlerce özenle seçilmiş premium hikayeye ve 9.000'den fazla dergi ve gazeteye erişmek için Magzter GOLD'a abone olun.
Zaten abone misiniz? Oturum aç
Investor Daily Indonesia'den DAHA FAZLA HİKAYE
Investor Daily Indonesia
Beras SPHP Dilarang Dicampur dengan Jenis Lain
Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) menyatakan bahwa program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras telah resmi kembali disalurkan.
2 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Stagnasi Produksi Sawit Dikhawatirkan Berlanjut
Pelaku usaha berharap lahan-lahan perkebunan sawit yang diambil alih Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dapat segera dikelola dengan baik, terutama dari aspek budi daya seperti pemupukan. Apabila upaya itu tidak dilakukan, stagnasi produksi sawit nasional dikhawatirkan berlanjut di tahun ini dan ke depan. Produksi minyak sawit RI di Januari-April 2025 mencapai 18,04 juta ton atau tidak jauh beda dengan Januari-April 2024 yang sekitar 17,89 juta ton.
3 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Indonesia Butuh 12 Juta Talenta Digital pada 2030
Indonesia membutuhkan sekitar 12 juta talenta digital pada 2030, demi meraih potensi ekonomi digital yang ditaksir akan mencapai US$ 360 miliar pada 2030. Saat ini, Indonesia baru bisa mensuplai talenta digital, termasuk talenta di bidang artificial intelligence (AI) sekitar 3 juta talenta digital.
3 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Meredam Tekanan Perekonomian Dunia
Pemerintah terus melakukan perluasan pasar ekspor hingga ke Afrika dan Timur Tengah untuk meredam ketidakpastian perekonomian dunia. Perluasan pasar ekspor dapat mengurangi ketergantungan perdagangan Indonesia terhadap negara tertentu.
3 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Hati-hati Loloskan Saham IPO
JAKARTA, ID - PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) sudah angkat bicara mengenai kabar tidak terserap penuhnya saham perseroan dalam penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang sempat menimbulkan kekhawatiran terkait batalnya PMUI melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
2 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Penjualan AC Aqua Ditargetkan Naik 50%
Penjualan AC Aqua ditargetkan naik 50% pada tahun 2025. Hingga kini, Aqua telah meraih 30% dari target penjualan.
1 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
DPR Sepakati Pagu Anggaran Kemenhub 2026 Rp24,4 T
Komisi V DPR RI menyetujui pagu indikatif anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp24,4 triliun. Persetujuan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Penetapan RKA K/L dan RKP K/L antara Komisi V DPR RI, Kementerian Perhubungan dan mitra kerja di Gedung Senayan (10/7).
1 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Petrindo Tambah Portofolio
JAKARTA, ID - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menambah portofolio di sektor pembangkit tenaga listrik dengan mendirikan perusahaan baru bernama PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI).
1 min
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Penjualan Mobil Rontok 23%, Pebisnis Minta Insentif
Penjualan mobil domestik turun 23% menjadi 57.760 unit pada Juni 2025, dibandingkan bulan sama tahun lalu. Ini merupakan level terendah penjualan mobil sepanjang tahun ini, mengecualikan penjualan pada April 2025 yang terimbas Lebaran.
3 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Kejaksaan RI Serahkan Termohon Ekstradisi ke Pemerintah Rusia
Kejaksaan Republik Indonesia (RI) menyerahkan termohon ekstradisi warga negara Rusia bernama Alexander Vladimirovich Zverev (33) ke Pemerintah Federasi Rusia.
1 mins
July 11, 2025
Listen
Translate
Change font size
