يحاول ذهب - حر
Regulasi PP Tunas Disorot, Akuntabilitas Platform Digital Dipertanyakan
July 08, 2024
|Investor Daily Indonesia
Dalam lanskap digital yang semakin kompleks, perlindungan anak menjadi isu mendesak yang tak bisa ditunda. Aktivitas anak di ruang digital (internet) terus meningkat seiring dengan arus digitalisasi yang makin kencang. Namun, tanpa kesiapan yang memadai, anak-anak menjadi kelompok paling rentan terhadap berbagai ancaman digital.
Mencermati kondisi tersebut, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).
Meski demikian, sejumlah pemerhati digital menilai, kehadiran PP Tunas belum memadai untuk melindungi dan memastikan keamanan anak-anak di ruang digital. PP Tunas disebut masih tersisa banyak celah. Terutama karena PP ini tidak memiliki standar teknis soal verifikasi usia, serta tidak adanya akuntabilitas dari platform digital.
Direktur Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFENet) Nenden Sekar Aru memaparkan bahwa, hadirnya PP Tunas adalah langkah progresif, karena untuk pertama kalinya Indonesia memiliki regulasi yang memandatkan platform digital agar ramah terhadap pengguna anak.
Namun menurutnya, PP ini masih menyisakan banyak celah. Tidak ada standar teknis untuk verifikasi usia dan persetujuan orang tua, belum ada definisi yang jelas soal tingkat privasi tinggi, dan pelibatan anak dalam desain sistem juga belum menjadi kewajiban.
Ia juga mengkritik lemahnya akuntabilitas platform digital yang mengendalikan algoritma dan monetisasi konten namun sering kali lepas dari tanggung jawab atas dampaknya terhadap anak.
"Hak anak bukan hanya urusan negara, tetapi juga tanggung jawab platform sebagai aktor digital utama," kata Nenden dalam keterangan persnya, dikutip Selasa (7/7/2025).
Untuk itu, Ia mendorong adaptasi prinsip seperti privacy by design, child impact assessment, dan penyediaan fitur pelaporan yang ramah anak sebagai komponen wajib dalam layanan digital.
هذه القصة من طبعة July 08, 2024 من Investor Daily Indonesia.
اشترك في Magzter GOLD للوصول إلى آلاف القصص المتميزة المنسقة، وأكثر من 9000 مجلة وصحيفة.
هل أنت مشترك بالفعل؟ تسجيل الدخول
المزيد من القصص من Investor Daily Indonesia
Investor Daily Indonesia
Beras SPHP Dilarang Dicampur dengan Jenis Lain
Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) menyatakan bahwa program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras telah resmi kembali disalurkan.
2 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Stagnasi Produksi Sawit Dikhawatirkan Berlanjut
Pelaku usaha berharap lahan-lahan perkebunan sawit yang diambil alih Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dapat segera dikelola dengan baik, terutama dari aspek budi daya seperti pemupukan. Apabila upaya itu tidak dilakukan, stagnasi produksi sawit nasional dikhawatirkan berlanjut di tahun ini dan ke depan. Produksi minyak sawit RI di Januari-April 2025 mencapai 18,04 juta ton atau tidak jauh beda dengan Januari-April 2024 yang sekitar 17,89 juta ton.
3 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Indonesia Butuh 12 Juta Talenta Digital pada 2030
Indonesia membutuhkan sekitar 12 juta talenta digital pada 2030, demi meraih potensi ekonomi digital yang ditaksir akan mencapai US$ 360 miliar pada 2030. Saat ini, Indonesia baru bisa mensuplai talenta digital, termasuk talenta di bidang artificial intelligence (AI) sekitar 3 juta talenta digital.
3 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Meredam Tekanan Perekonomian Dunia
Pemerintah terus melakukan perluasan pasar ekspor hingga ke Afrika dan Timur Tengah untuk meredam ketidakpastian perekonomian dunia. Perluasan pasar ekspor dapat mengurangi ketergantungan perdagangan Indonesia terhadap negara tertentu.
3 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Hati-hati Loloskan Saham IPO
JAKARTA, ID - PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) sudah angkat bicara mengenai kabar tidak terserap penuhnya saham perseroan dalam penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang sempat menimbulkan kekhawatiran terkait batalnya PMUI melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
2 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Penjualan AC Aqua Ditargetkan Naik 50%
Penjualan AC Aqua ditargetkan naik 50% pada tahun 2025. Hingga kini, Aqua telah meraih 30% dari target penjualan.
1 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
DPR Sepakati Pagu Anggaran Kemenhub 2026 Rp24,4 T
Komisi V DPR RI menyetujui pagu indikatif anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp24,4 triliun. Persetujuan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Penetapan RKA K/L dan RKP K/L antara Komisi V DPR RI, Kementerian Perhubungan dan mitra kerja di Gedung Senayan (10/7).
1 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Petrindo Tambah Portofolio
JAKARTA, ID - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menambah portofolio di sektor pembangkit tenaga listrik dengan mendirikan perusahaan baru bernama PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI).
1 min
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Penjualan Mobil Rontok 23%, Pebisnis Minta Insentif
Penjualan mobil domestik turun 23% menjadi 57.760 unit pada Juni 2025, dibandingkan bulan sama tahun lalu. Ini merupakan level terendah penjualan mobil sepanjang tahun ini, mengecualikan penjualan pada April 2025 yang terimbas Lebaran.
3 mins
July 11, 2025
Investor Daily Indonesia
Kejaksaan RI Serahkan Termohon Ekstradisi ke Pemerintah Rusia
Kejaksaan Republik Indonesia (RI) menyerahkan termohon ekstradisi warga negara Rusia bernama Alexander Vladimirovich Zverev (33) ke Pemerintah Federasi Rusia.
1 mins
July 11, 2025
Listen
Translate
Change font size
